PERAN PERBANKAN DAN KOPERASI DALAM
PENINGKATAKAN KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Rata-rata
setiap orang sangatlah ingin menjadi pengusaha, seseorang yang menjadi seorang
pengusaha pastilah di cap sebagai orang yang sukses dan mempunyai kekayaan
pribadi yang wah !!!. Pastilah di setiap orang terutama di Indonesia ingin
menjadi seorang pengusaha, mendapatkan penghasilan tanpa harus mencari-cari
pekerjaan. Mungkin sekarang banyak yang mengadakan seminar-seminar motifator
agar berbondong-bondong menjadi seorang pengusaha tanpa harus memikirkan modal
namun yang pertama adalah keberanian untuk memulai, namun untuk sebagian rakyat
kecil yang perekonomiannya menengah bawah sangatlah susah memulai usaha tanpa
harus memikirkan modal terlebih dahulu. Sebagian rakyat kecil pasti memikirkan
bagaimana mendapatkan modal untuk memulai suatu usaha.
Berbeda
dengan pengusaha yang mungkin memulai usaha tidak mempunyai modal yang besar
namun mereka mempunyai banyak relasi yang mungkin dapat membantu dalam memulai
suatu usaha atau memang pengusaha yang mengawali karirnya sebagai pengusaha
memang mempunyai modal yang besar. Disini yang jadi pertanyaan bagi saya adalah
bagaimana nasib para rakyat kecil yang ingin memulai usaha namun dia tidak
banyak memiliki relasi dan merekapun tidak memiliki modal yang cukup untuk
memulai usaha. Siapakan yang dapat membantu mereka untuk memecahkan masalah
permodalan ini ???.
Bank dan koperasi akan menjadi jalan keluar
untuk masyarakat yang ingin meminjam modal untuk usahanya. Namun dalam sekilas
dalam peminjaman modal bank dan koperasi sangatlah berbeda dalam segi jumlah
pemberian modal, cendrung yang meminjam ke koperasi adalah kalangan menengah ke
bawah. Berbeda dengan bank, lebih cendrung yang meminjam modal adalah kalangan
menengah atas. Dalam persyaratan yang harus di penuhi oleh peminjam juga sangat
berbeda. Mungkin di koperasi kita hanya perlu menjadi anggota koperasi tersebut
kita akan bisa memijam modal tersebut, namun mungkin syarat setiap koperasi
berbeda. Berbeda pula dengan kita memijam di sebuah bank, kita akan memiliki kendala
sesuai besarnya dana yang kita pinjam, semakin besar dana yang akan di pinjam,
semakin besar pula jaminan yang di minta oleh pihak bank sebagai syarat dan
ketentuannya.
Bank
dan Koperasi adalah harapan bagi rakyat untuk mempunyai hidup yang lebih baik
dengan cara menjadi pengusaha dengan dana yang di pinjamkan. Sebenarnya rakyat
lebih menginginkan syarat yang di buat oleh koperasi dan bank tidaklah begitu
menyulitkan untuk di penuhi. Agar pemerataan pendapatan di Indonesia bukanlah
menjadi kendala lagi dengan banyaknya para pengusaha bermunculan. Jangan sampai
akibat dari syarat yang di tentukan oleh bank dan koperasi akan mengakibatkan masyarakat
akan lebih memilih meminjam modal bukan kepada lembaga,tapi kepada pihak-pihak
yang ingin mengambil keuntungan pribadi dengan memberikan bunga yang sangat
tinggi kepada setiap modal yang di pinjam oleh masyarakat.
Dengan
semakin banyaknya pengusaha yang muncul di Indonesia akan menambah lapangan
kerja baru yang otomatis mengurangi pengangguran dan akan menghemat waktu dan
membantu kerja pemerintah dalam pemerataan pendapatan, yang menjadi masalah di
Indonesia.